Dinding Lembab Tapi tidak Bocor

12/08/2018 19:41

Dinding yang selalu lembab namun tidak ada kebocoran dari atap dan terjadi dari dinding bawah bangunan biasanya dimulai dari lantai.

Pernah mengalami hal ini,kami sering mendapat keluhan seperti ini dan tak jarang kami juga menemukan kasus ini dibeberapa bangunan yang kami amati dimana berpotensi merusak lapisan dinding,mengelupas plesteran dan meneybabkan jamur dan pelapukan dinding,kehadiran material air dalam rumah/bangunan yang tidak pada tempatnya tentu tidak diharapakan dan tidak bisa dihilangkan hanya dengan mengatasi dampaknya tetapi harus mencegah sumbernya karena sifat air yang selalu mencari jalan untuk keluar sehingga pencegahan adalah solusi terbaik

Kelembaban dinding ini umumnya disebabkan oleh berbagai factor seperti berseblahan dengan ruang kamar mandi,lingkungan yang basah,ruang dengan ventilasi tertutup namun factor paling sering terjadi adalah proses peresapan air tanah oleh bahan batu bata dinding yang mana merupakan unsur yang sama yaitu tanah hal ini bisa terjadi karena posisi sloef memiliki level ketinggian yang sama atau lebih rendah dari permukaan tanah disekitanya hal ini menyebabkan material batu bata dalam dinding menghisap air tanah hingga diteruskan ke atas biasanya terjadi hingga ketinggian +-1 m

baca juga :  Enam Type Tata Letak Dapur Yang Bisa Menginspirasi Anda

Untuk menghindari hal tersebut sahabat maarss perlu memperhatikan bentuk dan ketinggian balok sloef serta lapisan pasir diatas lapisan tanah pada saat membangun,sloef sendiri sebenarnya selain fungsinya sebagai balok ikat antara kolom dilantai bawah juga sebagai filterisasi air tanah agar tidak menyentuh lapisan dinding bata sehingga air dari dalam tanah tidak terhisap oleh batu bata dalam dinding tetapi jika rumah tersebut telah selesai dikerjaakan hingga muncul gejala tersebut maka sahabat maarss perlu melakukan perubahan struktur balok sloef bangunan dengan meninggikan level sloef dengan bahan konkrit beton tentu hal ini harus melalui pembonkaran dinding bata setinggi +-10 cm dari permukaan tanah  untuk menghindari kejadian tersebut namun sudah menjadi resiko untuk mengeluarkan  cost tambahan untuk menyelesaikan masalah ini .

Semoga bermamfaat.

 

Kategori: Arsitek


Masukkan saran Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.