Keuntungan Menggunakan Bata Hebel/Batu Bata Ringan

10/08/2018 19:59

Sahabat maarss mungkin anda sering mendengar bata hebel atau batu bata ringan atau sekedar melihat tumpukan bata berwarna putih yang terpajang didepan took-toko material saat ini aplikasi bata ringan telah merambah sector perumahan yang mungkin dulunya penggunaannya terbatas hanya pada bangunan high rise bulding tapi kini anda bisa mendapatkannya jauh lebih mudah, bata ringan awalnya diproduksi oleh PT.Hebel Indonesia itu sebabnya batu bata ini sering juga disebut bata hebel memiliki berat 650 kg/M3 jauh lebih ringan bila menggunakan batu bata konvensional dengan berat massa sekitar 2300kg/M3.

material ini dibentuk dari proses katalis antara semen,pasir,specta foam,air dan beberapa zat lainnya dari campuran tersebut menghasilkan rongga-rongga udara dalam fisiknya menjadikan material ini jauh lebih ringan bahkan terapung diatas air material ini juga dianggap lebih ramah lingkungan dibandingkan proses produksi batu bata konvensional jika diukur dari skala produksi A-Z

Beberapa kelebihan bata ringan yang bisa menjadi pertimbangan anda:

  • Bobot ringan,dapat mengurangi kinerja struktur lebih resisten terhadap beban gempa (struktur dapat diperkecil/biaya berkurang)
  • Ukuran seragam dan bentuk presisi (hasil finishing dinding memungkinkan jauh lebih rapi)
  • Waktu pemasangan lebih singkat karena beban ringan dan dimensi besar (waktu pemasangan singkat-menghemat biaya ongkos kerja)
  • Kuat gaya tekan,Kedap suara,tahan rembesan air dan plesteran lebih tipis
  • Material ini juga dapat diekspos dengan finishing berbeda sehingga menghasilkan visual yang lebih iconic
baca juga :  Rumah Besar Vs Rumah Kecil?

Dimensi bata ringan cukup besar 20x40x10 untuk dinding bagian luar serta dimensi (20x10x7) untuk dinding bagian dalam rumah/bangunan jika menggunakan dimensi 20x10x7 kusen pintu/jendela rumah dapat diperkecil artinya juga mengurangi ongkos produksi kusen rata-rata penggunaan bata ringan 24 bh/M2 dibandingkan dengan penggunaan batu bata konvensional sekitar 80-86 buah/M2 dengan perbandingan material lainnya serta kerumitan dan waktu pemasangan maka menggunakan bata ringan bisa menjadi alternative

Dalam konversi harga satuan bata ringan lebih mahal dari batu bata konvensional tetapi dengan pertimbangan diatas serta proses pelaksanaan dilapangan secara keseluruhan dapat kami simpulkan bahwa menggunakan bata ringan lebih ekonomis dibanding penggunaan batu konvensional sehingga kami tidak ragu untuk meyarankan anda menggunakan material ini,dimakassar beberapa industry telah memproduksi material ini salah satunya adalah PT.kalla blok berdasarkan pengalaman kami anda dapat mendapatkan harga lebih murah dengan pembelian langsung dilokasi produksi,dilokasi produksi juga dapat disediakan produk murah yang tidak lolos kalibrasi artinya sedikit memiliki cacat seperti retak rambut namun hal ini tidak mempengaruhi kualitas secara keseluruhan.

Kategori: Arsitek


2 Komentar

  • Indonesia merupakan negara yang dilewati garis khatulistiwa, sehingga sering terjadi gempa bumi. Pada banyak kasus, korban jiwa rata-rata tertimpa bangunan yang tergolong berat. Oleh karena itu, inovasi bata ringan dapat menjadi salah satu solusinya. Mahasiswa Universitas Airlangga membuat bata ringan menggunakan bahan limbah rumput laut Kappaphycus alvarezii. Lebih jelasnya, kunjungi link:
    http://news.unair.ac.id/en/2019/06/17/three-unair-students-utilize-alvarezii-kappaphycus-as-lightweight-brick-material/

  • Masukkan saran Anda

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.